A.
PENGERTIAN
MANAJEMEN OPERASI
Menurut Fogarty Manajemen Produksi dan Operasi adalah sebagai suatu proses
yang berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi manajemen untuk
mengintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam rangka mencapai
tujuan.
Manajemen Produksi dan Operasi secara umum merupakan suatu kegiatan
yang berhubungan dengan penciptaan/pembuatan barang, jasa, atau kombinasinya,
melalui proses transformasi dari masukan sumber daya produksi menjadi keluaran
yang diinginkan. (Eddy Herjanto, 1999).
B. Jenis
organisasi dalam kegiatan operasi
Manajemen
Produksi dan Operasi tidak hanya manajemen pabrik manufaktur. Dalam pembahasan
Manajemen Produksi dan Operasi, di samping menyangkut pembahasan organisasi
pabrik manufaktur, juga menyangkut pembahasan organisasi jasa, seperti
perbankan, rumah sakit dan jasa transportasi.
Dalam
suatu kegiatan produksi dan operasi, Manajer Produksi dan Operasi harus mampu
membina dan mengendalikan arus masukan (inputs) dan keluaran (outputs), serta
mengelola penggunaan sumber-sumber daya yang dimiliki.
Agar
kegiatan dan fungsi produksi dan operasi dapat lebih efektif, maka para manajer
harus mampu mendeteksi masalah-masalah penting serta mampu mengendalikan dan
mengawai sumber-sumber daya yang sangat terbatas. Manajer produksi dan operasi
harus dapat merencanakan secara efektif penggunaan sumber-sumber daya yang
sangat terbatas, memperkirakan dampak pada sasaran dan mengorganisasikan
pengimplementasian dari rencana.
Rencana
tidak harus selalu diikuti ketidak tepatan peramalan atau prakiraan penjualan
serta banyak alasan-alasan lain. Manajer produksi dan operasi membuat keputusan-keputusan
mengenai fungsi produksi dan operasi, serta sistem transformasi yang
dipergunakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar